Engkau buka mata hatiku lewatnya…..

Pagi itu ku masuk lokal seperti biasanya.Ku tenangkan suasana kelas yang gaduh dengan suara anak didikku..tapi suara itulah yang membuat aku semangat masuk kelas…marah,,kesal dan jengkel terobati saat melihat wajah-wajah ceria manusia-manusia kecil yang sedang menyongsong hari menggapai masa depan yang cerah..
Dibalik suara – suara itu,terdengar suara isak tangis anak laki-laki..
Kuhampiri anak itu,,
“knapa nangis nak “tanya ku
“sakit perut buk,,dari tadi malam blom makan karna ga da nasi yang mo di makn” jawabnya polos
Jantungku hampir copot mendengarnya,,,
Ku amati wajah polosnya yang pusat menahan sakit..
Tak terasa butiran bening mengalir di pipiku,,
ku suruh dia membeli makanan di kantin untuk mengganjal perat ampe istirahat..
Ku maki diri ku sendiri..knapa di saat diri ini sibuk mengomentari kelaparan2 yang terjadi di belahan dunia ini..lingkungan sendiri terabaikan..”tungau di seberang lautan kelihatan tapi gajah di pelupuk mata terabaikan”
Lewat anak ini Engkau buka mata ku ya Rabb..Astaqfirullahal’azim
Diri ini yang selalu mengeluh terhadap kekurangan- kekurangan yang belum seberapa….Diri yang tidak tau berterima kasih terhadap rezki yang tlah Engkau berikan..
Aku teringat kata kata guru agama ku “Jangan selalu melihat keatas karena itu membuatmu rendah diri tapi lihatlah ke bawah maka akan membuatmu rendah hati….

tangisku pecah juga ….

Ujian semester bagi murid SD dah slesai.Tinggal tugasku mengolah nilai untuk rapor.Empat hari ku coba untuk itu.Bayangkan 2 lokal nilai yang harus ku olah sendiri karena guru satu lagi sedang LPJ,sedangkan satu lokal saja belum tentu aku sanggup,tapi ini harus sanggup tekadku..mungkin ini saatnya aku untuk belajar..Dengan Bismillah ku awali kerjaanku.Berhubung guru baru, belum brpengalaman untuk hal ini kecuali waktu PL dulu,maka aku butuh bantuan untuk nyelesaikn ini ,,
Ya..meskipun 2 orang guru di tugasi kepsek untuk bantu aku..
Tapi yang namanya guru senior bukannya bantu malah main perintah2 aja…
“kerjakan aja lah dulu nanti di bantu”…setiap minta bantuan pasti kalimat itu yang keluar,,
siapa coba yang ga bosan menndengarnya..
Sabarr.. ucap bathinku..
ku kerjakan semampukan,setiap menemui kesulitan yang bantu malah guru lain..
Agar cepat slesai ku kerjakan ampe larut malam “batanggang”
maklum pagi ke sekolah,siang kuliah..sisa waktu hanya malam hari untuk kerjan..belum lagi tugas kul yang menumpuk..
Akibatnya berat badanku ku turun ampe 2 kg dalam 4 hari..
Sedih banget.tapi ku berusaha ikhlas..padahal naikin berat bdanku susah banget..
Berkat doa dan kesabaran..Alhamdulillah nilai rapor selesai juga..
Tapi di sekolah bukanya senang yang ku dapat malah ceramah ,,ni bukan ceramah agama ..ini ceramah bikin dadaku sesak..banyak komentar yang ku terima, yang ke semua itu menyudutkan dan menyalahkannku,,
Kemana aja buk slama ini… kenapa stelah rapor ga bisa di edit..baru kasih komentar?!,sakit rasanya,teriak bathinku,,
ga tahan lagi dengan itu…tangisku pecah juga…
dengan tangisku ku lepaskan semua sesak di dada….sedikt terobati sakitku..
Beginikah perlakuan terhadap guru baru?,,,selalu salh yang di kerjakan..walaupun sudah berusaha sekat taga dan pikiran untuk nyelesaikan ini..
kesalahan selalu dicari-cari..
” no body is perfect”
kesempurnaan hanya miliik Allah SWT..

KBM itu…

Melirik kembali makna dari KBM yang sebenarnya,tentu kita akan berfikir tentang kegiatan positif dan bermanfaat..atw paling tidak lebih banyak kegiatan positif yang dapat dilakukan dari pada huru-hura.Barangkali juga bukanlah ajang untuk menghukum junior oleh senior.tapi disinilah letak kesalahan praktek KBM itu pada umumnya,para senior lebih banyak mengomandoi dan banyak membuat aturan-aturan,dan anehnya aturan tersebut sering kali dilanggar oleh senior itu sendiri.Contohnya Para junior disuruh untuk sholat tepat waktu tapi seniornya sendiri malah  asyik-asyikan bercanda ditenda panitia..

Sekarang timbul pertanyaan “Apakah seperti itu makna KBM yang sebenarnya?”dan juga “Apakah KBM itu harus dilaksanakan jika dalam prakteknya sering kali disalah artikan??”

Ironi memang,,sering kita lihat orang yang mengaku islam tidak begitu tertarik jika dalam KBM  dihadirkan acara-acara yang bernuansa islami,mereka malah cuek bebek seolah-olah mencemooh dan merasa malu dan menganggap acara tersebut kolot dan kampungan..

Tapi kalo diadakan acara yang mengandung unsur jahiliyah,mereka bangga dan seolah-olah menunjukkan jati diri mereka yang sebenarnya dengan bangga menyorakkan kegiatan kemaksiatan.Naudzubillah..Mungkin inilah yang disebut jahiliyah modren..

Kalau seperti ini wajah generasi penerus yang nota benenya akan menjadi contoh bagi penerus selanjutnya,,mungkinkah akan tercipta generasi Rabbani seperti yang diharapkan???

Jawabannya ada pada diri masing-masing kita.Akankah tetap larut dan tenggelam dalam situasi seperti ini???Ataukah akan sadar diri dan bersama-sama bangkit untuk berkarya dalam iman dan taqwa..